Explore Lava Flow Gunung Batur Kintamani

Spread the love
[the_ad id="327"]

Lokasi: Maps

Akses Menuju Lokasi Bekas Lava Gunung Batur

Kalian yang sudah pernah ke Toya Devasya, Batur Hot spring pemandian air panas, lokasi ini tepat sebelumnya, sekitar 60 kilometer dari Denpasar , waktu tempuh sekiatar 2 jam.

Lava Flow

Tepat di lokasi ini terdapat pemandangan yang menakjubkan, semua batu hitam dan keras tersebar di segela penjuru, tepat di depannya ada jalan yang saya pijak sekarang yaitu jalan Desa Kedisan Toya Bungkah. Gunung Batur sendiri merupakan gunung kedua yang paling tinggi di Bali sekaligus gunung yang statusnyamasih aktif hingga sekarang.Seperti yang diketahui lokasi ini merupakan bekas letusan gunung batur yang kala itu sangat dasyat hingga menumpahkan semua aliran lahar yang begitu panas dan membuat aliran lahar mengeras membentuk area bebatuan ini seolah menyiratkan gambaran dasyatnya letusan pada waktu itu.

Waktu terbaik kesini adalah pagi hari menurut saya, karena waktu pagi udara sangat sejuk dan bisa melanjutkan ke lkasi toya devasya atau rumah apung kintamani. Lokasi bekas letusan gunung ini terhampar sangat luas dan terlihat sangat gersang dengan tumbuhan rumput yang kecoklatan. Ini membuat saya ingin segera berfoto, saya mulai berjalan melompati beberapa batuan dan mencari spot favorite yang bagus. Ahaaaa aku menemukannya agak pelosok memang, karena disini sepi saya bisa bergaya sesuka hati saya. Takut memang kalau kalau ada ular di sekitar bebatuan, karena setelah saya telusuri lokasi batuan ini di bawahnya ada rongga ronnga mirip rumah ular, jadi saya tetap waspada. Udara dingin waktu itu tidak menyurutkan hati saya untuk tetap berjalan ke jalan yang benar hehehe salah deh ke jalan setapak yang ada disana, ternyata masih sama isinya bebatun dan tampak dikejauhan gunung batur.Tempat ini juga banyak dishare di instagram untuk lokasi prewedding, jadi buat kalian yang sudah berencana kesini untuk prewed, bisa memilih lokasi ini, dijamin hasilnya bakalan kece aduhai.

Spot foto

Beberapa spot foto bisa kamu ambil sebagai backgroun, bisa pilih dengan pemandangan gunung, bebatuan, danau yang ada diseberang. Kalau kalian aktif bikin video perjalanan bisa ditambah drone, bakalan bagus banget kalau kalian mengabadikan video dari atas menyusuri area danau juga tentunya. Lokasi bebatuan hitam juga sangat menarik, menurut saya,tapi pose yang sewajarnya aja tidak disarankan melompat karena kalau terpeleset bisa nyaho, kena batu.

Oh ya karena lokasinya di kanan kiri jalan, wisata ini tidak perlu membayar alias gratis hehe..pas banget kantong agak kosong. Jadi buat kalian yang ingin kesini jangan lupa membawa pakaian khusus berfoto atau yang unik bisa jadi foto kamu paling hits diantara yang lain. Semoga bermanfaat!

Toya Devasya

Follow instagram: earthrossy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *